Rabu, 07 Maret 2012

Makrab Dengan Kampus Kesehatan Lingkungan Dari Kendari Sumatera Tenggara

     Assalammu'alaikum Wr. Wb.

     Salam bercerita.

     Kost Permen Jahe. Itu sebutan kost yang aku tempati selama ini. Tapi bulan ini bulan terakhir aku kost disana. Huuhh. Sudahlah lupakan masalah kost. Sepulang dari kuliah aku kembali kekost bersama teman-teman satu kostku. Adapun teman yang tidak kost disana ikut ke Kost Permen Jahe. Itungannya mainlah. Anak-anak sering menjadikan tempat kostku sebagai tempat peristirahatan sementara apabila istirahat kuliah maupun pulang kuliah.

    Tadi sepulang kuliah anak-anak main kekostku sekaligus menunggu waktu menunjukkan jam 18.00 WIB. Pada jam tersebut kami akan menghadiri malam keakraban (MAKRAB) antara kampusku dengan Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) dari Kendari Sumatera Tenggara bertempat di ruang Auditorium Poltekkes Kemenkes Surabaya. Wiih. Pertama kami kaku bertemu dengan mahasiswa dari AKL tersebut. Itu dikarenakan wajah mereka yang tampak garang. Tapi ketika acara dimulai ternyata tampak luar mereka saja yang terlihat garang, tapi ternyata mereka pada ramah dan asik kok. Disana aku bertemu sang mantan kekasih. He hee. Meski hubungan telah berakhir, tapi silaturahmi terjalin baik. Eh. keblabasan curhat nih. Sorry-sorry. He hee. Aku lanjutkatkan kembali ya. Dari kampusku menampilkan modern dance, pembacaan puisi, acoustic, dan homeband kampus. Dari AKL Kendari ternyata tidak mau kalah, mereka menampilkan tari khas Sumatera Tenggara, pembacaan puisi, dan penyanyi solois. Acara berjalan dengan sangat lancar. Acara bertambah meriah ketika ketua jurusan kampusku menyanyikan beberapa lagu. Waw. Luar biasa suasana menjadi heboh tepuk tangan. Dan pada jam 21.30 acarapun selesai. Kegembiraan mewarnai wajah para panitia yang acaranya sukses.
*Mahasiswa AKL dari Kendari Sumatera Tenggara*


*Mahasiswa Semester 2 Kesehatan Lingkungan Surabaya*

     Waktu telah larut, sebagai pria yang baik pastilah aku mengantarkan sang mantan kekasih pulang kerumahnya meskipun kami membawa motor sendiri-sendiri. Gilaa. Apa wanita selalu mengendarai motor dengan kecepatan tinggi?. Seperti halnya kekasih teman rumahku, kekasih temanku itu juga sering mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi. Meski aku sendiri sering mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, melihat wanita yang mengendarai motor dengan kecepatan tinngi aku merasa miris dan kuatir.

     Mataku sudah ngantuk berat nih. Cerita dari pengalamanku ini cukup sampai disini dulu. Kapan-kapan aku lanjutkan dengan cerita dari pengalamanku yang gak kalah seru lah.

     Sekian.

     Wassalam. .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar