Minggu, 11 Maret 2012

Dies Natalis ke-51 Kesling Surabaya

     Assalammu'alaikum Wr. Wb.

     Salam bercerita.

    Hari ini aku akan bercerita tentang hari jadi kampusku yaitu Kesehatan Lingkungan Surabaya. Dies Natalis ke-51 berlangsung 3 hari mulai tanggal 9 Maret 2012 sampai tanggal 11 Maret 2012. Hari pertama ada upacara pembukaan dan senam pagi bagi seluruh warga kampus. Hari kedua tepatnya pagi hari, diadakan goes bareng dengan rute dari kampus hingga taman bungkul PP dan games. Dan hari ketiga adalah lomba KIR se-Jawa dan malam perayaan sekaligus penutup. Perayaan ini sangat meriah meski tidak sedikit kendala yang dihadapi. Dari para mahasiswa yang tidak mau hadir dalam acara hingga masalah intern panitia. Tapi di malam puncak Alhamdulillah acara sangat menyedot perhatian para mahasiswa Kesling maupun alumnus Kesling pun datang untuk berpartisipasi dalam hari jadi kampus tercinta ini.
*Dies Natalis ke-51 Kesehatan Lingkungan Surabaya*

     Malam pucak yang bertemakan "Creative and Spirit to Save Our Environmet" ini diisi oleh para mahasiswa dan alumnus, diantaranya musik, teater, ramah tamah atau makan-makan. He hee, dan pesta kembang api di pengujung acara. Aku sebagai salah satu penghuni kampus juga turut serta dalam mengisi acara, yaitu teater. Teater musikal komedi yang berjudul "51 Tahun Melangkah Bersama Kesling" ini berisi tentang sejarah kemerdekaan Indonesia hingga lahirnya kampus Kesehatan Lingkungan Surabaya. Kampusku ini terbentuk tahun 1961. Selama 51 tahun ini kampusku telah banyak berganti nama, dan yang terakhir ini bernama jurusan Kesehatan Lingkungan Surabaya. Dalam teater aku berperan sebagai pejuang arek Suroboyo yang apa adanya, ceplas ceplos, sulit berbahasa Indonesia yang sering menggunakan bahasa Suroboyoan pastinya, berani, dan yang paling penting dia gokil. Pokoknya teaternya lucu deh. Belum ada 5 menit teater dimulai, para menonton sudah tertawa terpingkal-pingkal karena ulahku dan seorang temanku yang sama-sama memerankan menjadi seorang pejuang, tapi dia pejuang yang berasal dari Pasuruan.

     Acara yang ditunggu-tunggu adalah pesta kembang api. setelah ramah tamah atau makan bakso yang super lezat itu barulah para hadirin dipersilahkan keluar untuk menyaksikan pesta kembang api yang berdurasi sekitar 15 menit. Duar kretek-kretek. Duar kretek-kretek. Suara kembang api menggelegar di langit yang gelap hingga menjadi gemerlap. Aku sempat terjingkat dan mengeluarkan kata kotor saat kembang api pertama di sulut. Biasalah orang kaget yang memiliki kebiasaan agak amat sedikit buruk. He hee. Setelah selesai, aku mulai mengantarkan sang mantan kekasih pulang. Seperti biasa kita memakai motor sendiri-sendiri. Ingat motto "Be A Good Man". Hi hii.

     Udah dulu ya. Kuliah masuk pagi nih. Takut gak bisa bangun. Tunggu cerita selanjutnya!!!. . :)

     Wassalam.

2 komentar:

  1. ahahahahaaii ..
    acara dies natalis kesling emang jos ..
    TOP dah!
    apalagi waktu si abang yang nulis cerita ini tu maen teater ..
    wkwkwk
    ngocok perut banget .. kocak abis!!
    ahahaha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sbb ya.
      aku baru tau klo km komen ini juga. .

      ah biasa aja.
      itu hanya sedikit kisah nyata keseharian saya.
      karakternya gk jauh beda.

      Hapus